Senin, 27 November 2023

Refleksi Hari Guru, 25 November 2023

 

Pagi itu, saya terbangun dengan perasaan yang berbeda dari biasanya. Saya merasa sangat bahagia dan gembira. Saya tidak tahu apa yang membuat saya merasa seperti itu.

Setelah mandi dan sarapan, saya membuka ponsel untuk mengecek pesan-pesan masuk. Namun, kali ini, saya mendapati banyak pesan dari para murid saya. Bukan pesan biasa, melainkan gambar-gambar ucapan selamat Hari Guru, 25 November 2023.

Saya membuka satu per satu pesan tersebut. Ada gambar yang dibuat dengan tulisan tangan, ada pula yang dibuat secara digital. Semuanya sangat indah dan penuh makna.

Pada satu gambar, ada seorang murid yang menuliskan sebuah puisi untuk saya. Puisi itu sangat menyentuh hati. Saya merasa sangat terharu membacanya. Pada gambar lain, ada sekelompok murid yang menggambar wajah saya. Gambar itu sangat mirip dengan saya. Saya merasa sangat senang melihatnya. Saya tidak menyangka bahwa para murid saya akan memberikan kejutan seperti ini. Ini adalah kesekian kalinya saya mendapatkan kejutan dari para murid di Hari Guru.

Saya pun membalas pesan-pesan mereka satu per satu. Saya mengucapkan terima kasih atas ucapan selamatnya. Saya juga memberikan semangat kepada mereka untuk terus belajar dan berprestasi.

Saat masuk sekolah, hari Senin, 27 November 2023, saya disambut dengan senyuman dan tepuk tangan dari para murid. Mereka juga memberikan kado berupa buket bunga, kue, dan lainnya.

Saya merasa sangat bahagia dan bersyukur. Saya merasa bahwa apa yang saya lakukan selama ini sebagai guru telah dihargai oleh para murid.

Kejutan dari para murid ini membuat saya merenungkan kembali peran dan tugas saya sebagai seorang guru. Saya menyadari bahwa tugas guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik.

Guru harus bisa menjadi teladan bagi para muridnya. Guru juga harus bisa membimbing dan mengarahkan para muridnya agar menjadi manusia yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Saya bertekad untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai seorang guru. Saya ingin menjadi guru yang bisa memberikan yang terbaik bagi para muridnya.

Refleksi

Kejutan dari para murid di Hari Guru ini menjadi momen yang sangat berharga bagi saya. Ini adalah momen yang akan selalu saya ingat. Kejutan ini membuat saya sadar bahwa apa yang saya lakukan selama ini sebagai guru telah dihargai oleh para murid. Ini juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai seorang guru.

Saya ingin menjadi guru yang bisa menjadi teladan, membimbing, dan mengarahkan para muridnya agar menjadi manusia yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Berikut adalah beberapa contoh konkret dari peran dan tugas guru:

·        

      Mengajar

Guru mengajar para murid berbagai macam ilmu pengetahuan, baik itu ilmu pengetahuan umum maupun ilmu pengetahuan agama. Guru juga mengajar para murid berbagai macam keterampilan, baik itu keterampilan akademik maupun keterampilan non-akademik.       

Mendididik

Guru mendidik para murid agar menjadi manusia yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara. Guru mendidik para murid melalui berbagai macam cara, seperti memberikan teladan, membimbing, dan mengarahkan.


·        Menjadi teladan

Guru harus bisa menjadi teladan bagi para muridnya. Guru harus bisa menunjukkan perilaku yang baik dan terpuji. Guru harus bisa menjadi contoh yang baik bagi para muridnya.       

Membimbing

Guru harus bisa membimbing para muridnya agar dapat mencapai tujuannya. Guru harus bisa membantu para muridnya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi.       

Mengarahkan

Guru harus bisa mengarahkan para muridnya agar dapat menjadi manusia yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara. Guru harus bisa memberikan bimbingan dan arahan kepada para muridnya agar mereka dapat menjadi manusia yang sukses dan berguna.

Motivasi untuk menjadi guru yang lebih baik

Kejutan dari para murid di Hari Guru ini menjadi motivasi bagi saya untuk menjadi guru yang lebih baik. Saya ingin menjadi guru yang bisa memberikan yang terbaik bagi para muridnya.

Saya ingin menjadi guru yang bisa menjadi teladan bagi para muridnya. Saya ingin menjadi guru yang bisa membimbing dan mengarahkan para muridnya agar dapat mencapai tujuannya.

Saya ingin menjadi guru yang bisa membuat para muridnya menjadi manusia yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Saya bertekad untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri sebagai seorang guru. Saya ingin menjadi guru yang bisa memberikan dampak positif bagi para muridnya.


Terimakasih juga kepada Young Buddhist Asosiation atas apresianya di Hari Guru Nasional tahun 2023 ini. Salam sehat dan sukses, bahagia selalu.


Senin, 20 November 2023

Liputan: Lokakarya 3 CGP Angkatan 9 Kabupaten Kendal - Kelas J penuh haru saat Mindfulness

 

Hari Minggu, 19 November 2023,bertempat di SMPN 3 Patebon Kabupaten Kendal, menjadi hari bersejarah bagi 180 Calon Guru Penggerak (CGP) yang tergabung dalam Lokakarya 3 Program Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Kendal. Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 16.00 ini bertujuan untuk menggali pemahaman lebih dalam tentang pembelajaran yang berpihak kepada murid.

Kang Widi bersama 5 Calon Guru Penggerak Kelas A.2.117

Tema kegiatan kali ini memang sangat relevan dengan tuntutan pendidikan masa kini, yakni Peran Pemimpin dalam Pembelajaran. Sebanyak 180 CGP antusias berkumpul, terbagi dalam 11 kelas, dan Kelas J menjadi pusat perhatian dengan 2 kelompok Pengajar Praktik (PP) Kang Widi sebagai PP 1 dan Ibu Cristine sebagai PP 2 dan 11 Calon Guru Penggerak (CGP).

Sesi refleksi simulasi pembelajaran berdiferensiasi

Pembukaan Lokakarya dikelas J diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Guru Guru Penggerak dan Mars Guru handal. Kemudian, materi pertama yang disampaikan adalah tentang pembelajaran berdiferensiasi di pandu oleh PP 2, Ibu Cristine, yang tidak hanya dipaparkan secara teoritis tetapi juga didemonstrasikan melalui simulasi oleh beberapa CGP. Ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana merancang pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan setiap murid.

Sesi Implementasi Mindfulness

Mindfulness menjadi sorotan dalam kegiatan ini. Materi ini, dipandu dengan apik oleh Kang Widi, memberikan pengalaman yang mendalam kepada peserta. Para CGP tidak hanya diajak untuk memahami konsep mindfulness tetapi juga untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari dan tentu saja, dalam proses pembelajaran. Moment ini menjadi sangat spesial karena mampu menciptakan suasana yang mendalam dan membuat para CGP terharu, larut dalam momen tersebut (lihat video).

Moment perserta lokakarya 3 (CGP) larut dalam suasana hening Mindfulness

Mindfulness bagi guru dapat menjadi alat yang sangat berguna. Praktik kesadaran ini membantu guru untuk lebih fokus pada momen ini, meningkatkan kesejahteraan mental, dan mengelola stres dengan lebih baik. Dengan menjadi lebih sadar akan pikiran dan emosi mereka, guru dapat merespons dengan bijaksana terhadap tantangan di kelas, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dan memberikan perhatian yang lebih baik kepada kebutuhan individual siswa. Praktik mindfulness juga dapat meningkatkan konsentrasi, memperbaiki kemampuan pengambilan keputusan, dan menciptakan ruang bagi kreativitas dalam proses pengajaran.

Selanjutnya, dilakukan penyampaian materi mengenai Implementasi Pembelajaran Sosial Emosional, yang kembali disertai dengan simulasi oleh beberapa CGP. Ini menjadi titik penting karena pembelajaran sosial emosional tidak hanya mencakup aspek kognitif tetapi juga aspek emosional dan sosial, memberikan fondasi yang kuat bagi pengembangan kepribadian anak.

Sesi refleksi dan penutup kegiatan

Kegiatan berjalan dengan lancar, diikuti oleh partisipasi aktif dari semua peserta. Pada akhir acara, dilaksanakan sesi refleksi, di mana para peserta dapat berbagi pengalaman dan pemahaman baru yang mereka dapatkan selama lokakarya. Refleksi ini tidak hanya memperkuat pemahaman mereka tetapi juga memberikan inspirasi bagi peserta lainnya.

 

Sesi foto bersama menjadi penutup yang ceria dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya meninggalkan jejak positif dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, tetapi juga membentuk komunitas guru yang semakin kuat dan berkomitmen untuk menciptakan pembelajaran yang lebih baik.

 

Dengan suksesnya Lokakarya 3 Program Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Kendal ini, diharapkan bahwa semangat dan pengetahuan yang diperoleh akan terus berkembang dan memberikan dampak positif dalam dunia pendidikan di Kabupaten Kendal.


Baca juga kegiatan Lokakarya lainnya:

Tips untuk Menggerakkan Komunitas Belajar Guru Penggerak Kabupaten Kendal

  Berikut adalah beberapa tips untuk menggerakkan Komunitas Belajar Guru Penggerak (KB-GPG) Kabupaten Kendal: Membangun Komunitas yang K...